Cari Blog

7 Jenis Barang Tambang dan Manfaatnya

Kategori : Produk Lain-Lain, Ditulis pada : 26 Februari 2022, 04:06:58

Letak geografis yang strategis membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hal tersebut tercermin dari terdapat banyaknya jenis barang tambang yang dimanfaatkan dalam berbagai hal seperti untuk keperluan industri, energi, consumer goods dan lain sebagainya.

Jenis barang tambang dihasilkan dari melakukan kegiatan pertambangan, pertambangan itu sendiri merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penggalian, pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan material alam hasil galian. Berikut ini jenis barang tambang yang ada di Indonesia dan serta manfaatnya

Batu Split / Batu Pecah / Batu Belah

Batu Split atau Batu Pecah adalah batu yang diproses baik itu dengan cara dibelah menggunakan Stone Crusher atau mesin penghancur batu maupun dengan cara manual. Ukuran batu split yang berbeda menandakan perbedaan pada fungsi serta pemanfaatannya. Untuk itu batu split akan melalui proses penyortiran berdasarkan ukuran sebelum digunakan.

Manfaat dari batu split antara lain adalah adalah seperti bahan tambahan untuk material cor pembangunan gedung, bahan tambahan material  untuk melakukan pengecoran, bahan penambah berat untuk pipa yang ditanam di dasar laut, akas dari bantalan rel kereta,  pemadatan dan perataan pada komponen bangunan dan lain sebagainya.

Bahan tambang batu split tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, salah satu tambang batu split terkemuka ada di Provinsi Banten, tepatnya di Pulo Ampel dimana tambang batu split tersebut bernama Alfa Granitama.

Nikel

Nikel merupakan barang tambang berupa logam yang tentunya banyak dimanfaatkan serta digunakan pada industri logam, Dimana dalam penggunaannya biasanya nikel dipadukan dengan besi agar menjadi baja dan menjadi tahan karat. Nikel juga bisa dicampur dengan tembaga agar menjadi perunggu dan kuningan. Selain hal tersebut, nikel juga biasa dimanfaatkan untuk pembuatan koin logam atau mata uang logam.

Daerah penghasil nikel terbesar terdapat di Pomalaa, Sulawesi Tenggara dan Soroako, Sulawesi selatan. Daerah lain di Indonesia yang diprediksi memiliki potensi nikel adalah Maluku dan Papua.

Tembaga

Penggunaan tembaga telah dilakukan sejak awal-awal mulai berkembangnya manusia, karena tembaga merupakan salah satu dari jenis material logam yang dapat langsung dimanfaatkan secara alami tanpa harus melalui proses ekstraksi atau pemurnian. Jenis logam dengan unsur kimia bersimbol Cu (Cuprum) ini seringkali digunakan sebagai konduktor panas dan tenaga listrik, komponen dari beberapa jenis logam campuran, bahan bangunan, pembuatan koin, sebagai logam campuran perhiasan bahkan tembaga tanpa sadar sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti pada kabel. Di Indonesia sendiri tambang tembaga ini banyak kita jumpai di daerah Papua, dimana pengolahannya juga merupakan pengolah tambang emas terbesar, yakni PT. Freeport Indonesia.

Intan

Jenis tambang ini merupakan salah satu material tambang jenis batuan yang sangat keras. Untuk mendapatkannya diperlukan proses penggalian tanah, melimbang tanah dengan air hingga ditemukan biji intan. Intan seringkali digunakan untuk perhiasan dengan nilai jual yang tinggi, selain itu intan juga sering ditemui sebagai mata bor suatu mesin. Daerah Martapura, Kalimantan Selatan merupakan daerah penghasil intan terbesar di Indonesia.

Emas

Emas merupakan salah satu barang tambang yang menjadi komoditi dengan nilai tinggi. Emas merupakan jenis material alam yang dapat diolah menjadi berbagai macam bentuk. Emas dalam bentuk batangan biasanya digunakan untuk menyimpan kekayaan. 

Emas yang dibentuk menjadi gelang, cincin, kalung dan semacamnya umumnya dikenakan manusia sebagai perhiasan. Tambang emas di Indonesia berada di Papua, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Aceh, Sulawesi Utara, Riau dan Bengkulu.

Bijih Besi

Bijih besi yang melalui proses ekstraksi akan menghasilkan logam besi. Bijih besi  sendiri awalnya berbentuk batu atau pasir (mineral). Logam besi yang dihasilkan dari proses ekstraksi bijih besi biasanya digunakan untuk bahan baku logam utama baja. Karena sifatnya yang kuat, baja seringkali dimanfaatkan untuk komponen utama infrastruktur & bangunan, kapal, mesin, senjata, alat-alat rumah tangga hingga mobil.

Terdapat banyak tambang bijih besi di Indonesia seperti di daerah lampung dan pulau-pulau kecil disekitarnya, kalimantan  yang lebih tepatnya di Derawan dan Sebuku, serta di daerah Cilacap. Untuk pengolahan bijih besi di Indonesia dilakukan oleh PT Krakatau Steel, Cilegon.

Batu Bara

Batu bara merupakan batuan sedimen yang tersusun dari unsur-unsur karbon, oksigen dan hidrogen sebagai unsur utamanya. Batu Bara terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan zaman purbakala yang telah mati, terpendam kemudian mengendap hingga saat mendapat tekanan dan suhu yang terus meningkat  maka terbentuklah batu bara.

Pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi telah dilakukan sejak lama oleh manusia. Manusia telah memanfaatkan batubara sebagai sumber energi untuk memproduksi energi listrik dan panas dengan cara dibakar. Hingga saat ini batu bara menjadi bahan utama yang digunakan untuk menghasilkan listrik di seluruh dunia. Bahkan sebagian besar pembangkit listrik di dunia masih menggunakan batu bara sebagai bahan baku untuk menghasilkan energinya. Di Indonesia, kandungan cadangan batu bara terbesar berada di Kalimantan Timur dan Selatan, juga di Sumatera Selatan.

 

Sumber : https://gandasarigroup.com/blog/7-jenis-barang-tambang-dan-manfaatnya-412022

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://mycommerce.id